TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Provinsi Kaltara akan memulai melakukan peningkatan akses jalan Pelabuhan Feri Ancam di Desa Ardimulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan.  

Jalan akan dibangun dua jalur, yang mana setiap jalurnya terdiri atas dua lajur. Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Sunardi mengatakan, peningkatan ruas jalan itu sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Di tahun 2021 nanti, paling tidak dapat menyelesaikan satu jalur dengan lebar 6 sampai 7 meter.

“Intinya kita selesaikan satu jalur dulu untuk diaspal. Paling tidak bisa diselesaikan pengaspalan sepanjang 2 kilometer lebih. Sebab satu jalur, memiliki panjang 4,8 kilometer. Pengerjaan akan dilakukan mulai dari agregat hingga pengaspalan. Itu target kita," kata Sunardi.

Untuk satu jalur saja, dengan hitungan mulai dari pemasangan agregat hingga pengaspalan dibutuhkan anggaran kurang lebih sebesar Rp 10 miliar per kilometer. "Itu estimasi kita. Namun kita akan melihat nantinya seperti apa kebutuhan anggarannya. Apalagi saat ini kita menghadapi pandemi Covid-19," sebutnya.

Beberapa waktu lalu telah dilakukan penandatanganan tender kegiatan pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Salah satunya yang masuk adalah jalan Feri Ancam dengan alokasi anggaran sebesar Rp 3,5 miliar.

Selain itu, sejumlah kegiatan yang saat ini sudah dilakukan tender ialah, peningkatan jalan di Desa Long Bawan dan Desa Lembudud, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan dengan anggaran kurang lebih Rp 20 miliar. Kemudian, ruas jalan Desa Long Pujungan, Kecamatan Pujungan, Kabupaten Malinau dan Desa Long Padi, Kecamatan Krayan Tengah Kabupaten Nunukan dengan total anggaran kurang lebih Rp 8 miliar.

“Ada juga ruas jalan antara Desa Long Umung dan Desa Pa Raye, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan dengan anggaran kurang lebih Rp3,1 miliar," jelasnya. (fai/mua)